Pingsan & Tersedak
Pingsan merupakan hilangnya kesadaran sementara akibat berkurangnya aliran darah ke otak. Sementara itu, tersedak terjadi ketika makanan atau benda asing menyumbat jalan napas. Kedua kondisi ini membutuhkan penanganan yang cepat, tenang, dan sesuai prosedur pertolongan pertama.
Pingsan
Penyebab pingsan dapat berupa kelelahan, dehidrasi, kepanasan, berdiri terlalu lama, belum makan, stres, maupun kondisi medis tertentu.
Bila seseorang pingsan:
- Pastikan lokasi aman.
- Baringkan korban secara telentang.
- Angkat kedua kaki sekitar 20–30 cm bila tidak dicurigai ada cedera.
- Longgarkan pakaian yang ketat.
- Periksa napas dan kesadaran korban.
- Biarkan korban beristirahat setelah sadar.
Tersedak
Tersedak biasanya terjadi karena makanan tidak dikunyah dengan baik, makan sambil berbicara atau tertawa, maupun benda asing yang masuk ke saluran napas.
Bila korban masih dapat batuk atau berbicara, anjurkan untuk terus batuk agar sumbatan keluar sendiri.
Bila korban tidak dapat bernapas, berbicara, ataupun batuk, segera minta bantuan dan lakukan pertolongan pertama sesuai pelatihan:
- 5 pukulan punggung.
- 5 dorongan perut (Heimlich maneuver) untuk orang dewasa dan anak di atas 1 tahun.
- Untuk bayi gunakan 5 pukulan punggung dan 5 dorongan dada, bukan dorongan perut.
Yang Tidak Boleh Dilakukan
- Jangan menyiram air pada korban pingsan.
- Jangan memberi makan atau minum pada korban yang belum sadar.
- Jangan menampar wajah korban.
- Jangan memaksa korban berdiri setelah sadar.
- Jangan memasukkan jari ke mulut korban tersedak bila benda tidak terlihat jelas.
- Jangan meninggalkan korban sendirian.
Kapan Harus Menghubungi Bantuan Medis?
Segera hubungi layanan darurat 119 atau nomor darurat yang berlaku di daerah Anda apabila:
- Korban pingsan lebih dari satu menit.
- Pingsan terjadi berulang.
- Korban mengalami kejang.
- Korban mengalami cedera saat jatuh.
- Korban mengeluh nyeri dada atau sesak napas.
- Korban tidak dapat bernapas akibat tersedak.
- Korban menjadi tidak sadar.
Lakukan CPR (Resusitasi Jantung Paru) hanya apabila Anda telah mendapatkan pelatihan resmi dari PMI atau tenaga kesehatan yang berwenang.
Referensi
- Palang Merah Indonesia (PMI). Materi Pertolongan Pertama.
- American Red Cross. First Aid for Choking.
- Mayo Clinic. Fainting: First Aid.
- International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC). First Aid Guidelines.
Artikel ini disusun sebagai media edukasi anggota PMR SMPN 41 Kota Bekasi. Informasi di dalamnya tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, maupun tindakan tenaga kesehatan profesional.