← Kembali ke materi
KESEHATAN

Dehidrasi

Banner ilustrasi Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang masuk sehingga fungsi organ mulai terganggu. Kondisi ini sering terjadi saat cuaca panas, aktivitas fisik berlebihan, diare, muntah, atau kurang minum. Artikel Dehidrasi disusun sebagai materi edukasi PMR dan bukan pengganti pemeriksaan maupun penanganan tenaga kesehatan.

Apa itu Dehidrasi?

Tubuh manusia membutuhkan cairan untuk menjaga suhu tubuh, mengangkut nutrisi, dan membantu kerja organ. Ketika cairan yang hilang tidak segera diganti, tubuh akan mengalami dehidrasi. Bila tidak ditangani, dehidrasi dapat menyebabkan gangguan kesadaran bahkan mengancam jiwa.

Penyebab Dehidrasi

Tanda dan Gejala

Pertolongan Pertama

  1. Pindahkan korban ke tempat yang teduh dan sejuk.
  2. Longgarkan pakaian yang terlalu ketat.
  3. Berikan air putih sedikit demi sedikit apabila korban sadar dan mampu menelan.
  4. Apabila dehidrasi disebabkan diare atau muntah, berikan oralit sesuai petunjuk bila tersedia.
  5. Biarkan korban beristirahat hingga kondisinya membaik.

Yang Tidak Boleh Dilakukan

Kapan Harus ke Tenaga Kesehatan?

Segera bawa korban ke fasilitas kesehatan apabila mengalami penurunan kesadaran, kejang, muntah terus-menerus, diare berat, tidak dapat minum, denyut nadi sangat cepat, atau gejala dehidrasi tidak membaik setelah diberi cairan.

Cara Mencegah Dehidrasi

Catatan Keselamatan

Dehidrasi ringan umumnya dapat membaik dengan istirahat dan pemberian cairan. Namun apabila korban mengalami penurunan kesadaran atau tidak mampu minum, segera hubungi tenaga kesehatan karena kondisi tersebut merupakan keadaan darurat.

Referensi

  • World Health Organization (WHO). Hydration and Health.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pencegahan Dehidrasi.
  • Palang Merah Indonesia. Buku Pertolongan Pertama.
  • American Red Cross. First Aid Manual.
  • Mayo Clinic. Dehydration: Symptoms and Causes.
← Semua materi Artikel berikutnya →