Kapan Harus Memanggil Ambulans?
Tidak semua keadaan darurat memerlukan ambulans, tetapi ada kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. Mengetahui kapan harus menghubungi ambulans dapat mempercepat pertolongan dan meningkatkan peluang keselamatan korban.
Apa itu ambulans?
Ambulans adalah kendaraan yang digunakan untuk memberikan pertolongan medis awal dan membawa pasien ke fasilitas kesehatan dengan aman. Di Indonesia, layanan gawat darurat nasional dapat dihubungi melalui 119, atau melalui nomor darurat daerah setempat.
Kapan ambulans harus dipanggil?
Segera hubungi ambulans apabila korban mengalami kondisi berikut:
- Tidak sadar atau sulit dibangunkan.
- Tidak bernapas atau napas sangat sesak.
- Nyeri dada hebat yang diduga serangan jantung.
- Perdarahan hebat yang sulit dihentikan.
- Kejang lebih dari 5 menit atau kejang berulang.
- Cedera kepala berat atau kecelakaan serius.
- Dugaan patah tulang pada leher atau tulang belakang.
- Luka bakar luas atau akibat listrik.
- Tanda-tanda stroke, seperti wajah mencong, sulit bicara, atau kelemahan salah satu sisi tubuh.
Informasi yang harus disampaikan
Saat menghubungi ambulans, berbicaralah dengan tenang dan jelaskan informasi berikut:
- Lokasi kejadian secara lengkap.
- Jumlah korban.
- Kondisi korban (misalnya tidak sadar, sesak napas, atau perdarahan).
- Penyebab kejadian bila diketahui.
- Nomor telepon yang dapat dihubungi kembali.
Yang dilakukan sambil menunggu ambulans
Pastikan lokasi aman bagi penolong dan korban. Jangan memindahkan korban kecuali ada bahaya langsung seperti kebakaran atau bangunan runtuh. Bila korban sadar, tenangkan dan dampingi. Bila korban tidak bernapas dan kamu sudah terlatih, lakukan bantuan hidup dasar sesuai prosedur yang benar. Terus pantau kondisi korban hingga petugas datang.
Referensi