← Kembali ke materi
SIRKULASI / 01

Mimisan

Ilustrasi Mimisan

Mimisan (epistaksis) adalah perdarahan yang berasal dari hidung akibat pecahnya pembuluh darah kecil di dalam rongga hidung. Sebagian besar mimisan dapat berhenti dengan pertolongan pertama yang tepat, tetapi beberapa kondisi memerlukan penanganan tenaga kesehatan.

Penyebab mimisan

Pertolongan pertama

  1. Dudukkan korban dengan posisi tubuh sedikit condong ke depan.
  2. Minta korban bernapas melalui mulut dan jangan mendongakkan kepala.
  3. Jepit bagian lunak hidung menggunakan ibu jari dan telunjuk selama 10–15 menit tanpa dilepas.
  4. Bila tersedia, kompres dingin dapat ditempelkan pada pangkal hidung atau pipi untuk membantu mengurangi perdarahan.
  5. Setelah perdarahan berhenti, anjurkan korban tidak mengorek hidung, membuang ingus terlalu keras, atau melakukan aktivitas berat selama beberapa jam.

Yang tidak boleh dilakukan

Catatan

Posisi condong ke depan membantu darah keluar dari hidung sehingga tidak tertelan, yang dapat menyebabkan mual atau muntah.

Kapan harus ke fasilitas kesehatan?

Segera cari pertolongan medis apabila mimisan tidak berhenti setelah 15–20 menit penekanan langsung, terjadi setelah benturan keras pada kepala atau wajah, darah keluar sangat banyak, mimisan sering berulang, atau korban tampak lemas, pucat, dan sulit bernapas.

Referensi

  • Palang Merah Indonesia (PMI) — Materi Pertolongan Pertama.
  • Mayo Clinic — Nosebleeds: First Aid.
  • NHS (National Health Service UK) — Nosebleed (Epistaxis).
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia — Edukasi Pertolongan Pertama.
← Semua materi Artikel berikutnya →